Cara membedakan marmut betina dan jantan

By On Monday, July 3rd, 2017 Categories : Info Lainnya

Cara membedakan marmut betina dan jantan – Marmut atau nama lainnya adalah guinea pig merupakan hewan sejenis hamster yang sering dijadikan peliharaan di Indonesia.

Marmut termasuk ke golongan hewan pengerat yang sangat suka mengerat kayu menggunakan giginya. Marmut memiliki ukuran tubuh yang 5 kali lebih besar dari ukuran tubuh hamster.

Marmut dapat hidup hingga 10 tahun tapi pada umumnya marmot bertahan hidup 5 hingga 7 tahun. Marmut merupakan hewan social, karena marmot tidak bisa hidup sendiri atau jauh dari marmot lainnya.

Baca Juga : Cara membedakan hamster dan marmut

Marmut juga merupakan hewan yang gampang kaget oleh karena itu, dibutuhkan kehati-hatian jika ingin memindahkan marmot dari satu tempat ke tempat lainnya, jika marmot sering kaget maka akan membahayakan kesehatannya.

Marmut juga sangat membutuhkan vitamin c, jika marmot kekurangan vitamin c maka akan mengganggu kesehatan marmot bahkan berujung kematian.

Umur marmut jantan dewasa yang sudah siap kawin pada ummnya adalah 3 bulan sedangkan system reproduksi marmot betina akan mulai berfungsi pada usia 2 bulan.

Masa kehamilan marmot betina adalah 59-73 hari dan marmot betina dapat melahirkan bayi marmot hingga 8 ekor namun rata-rata hanya 2 hingga 4 ekor saja.

Dalam satu tahun marmot betina bisa melahirkan lebih dari 4 kali. Ada fakta unik tentang marmot yang tidak banyak diketahui oleh orang-orang. Pada saat bayi marmot dilahirkan oleh marmot betina, maka marmot jantan biasanya akan berusaha untuk mengawinkan marmot betina yang baru saja melahirkan.

Yang sangat perlu diperhatikan jika anda berkeinginan memelihara marmot adalah memastikan nutrisi yang diberikan ke marmot cukup atau sudah terpenuhi agar marmot sehat.

Marmut sangat rentang mati secara mendadak jika tidak memelihara dengan benar dan tidak memberikan asupan nutrisi yang baik dan cukup. Pakan merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang kehidupan marmot.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, marmot sangat membutuhkan vitamin c untuk menunjang kesehatannya.

Kebutuhan vitamin c paa marmot sangat penting, anda dapat memberikan Vitachick yang dicampurkan pada air minum marmot untuk memenuhi asupan vitamin c. Marmut biasanya memakan rerumputan dan sayur-sayuran hijau.

Marmut biasanya makan 3 kali sehari atau lebih. Tapi jangan terlalu berlebihan untuk memberikan pakan terhadap marmot karena akan mengakibatkan marmot obesitas.

Marmut yang obesitas sangat rentan terhadap serang penyakit yang berujung ke kematian.

Marmut biasanya nyaman pada suhu ruangan sekitar 18 hingga 23 derajat celcius, bila suhu ruangan sekitar kandang marmot mencapai 29 derajat celcius lebih maka marmot akan terkena gejala serangan panas dan berujung ke kematian. Dan anda juga harus menyediakan kandang yang cukup luas untuk marmot agar marmot bebas beraktivitas mengingat marmot adalah mahluk yang sangat aktif.

Tahukah anda bagaimana cara membedakan mana marmot betina dan mana marmot jantan? Berikut ini adalah tips untuk mengetahui marmot betina dan marmot jantan:

  • Memeriksa lubang dekat anus marmot dengan cara memencetnya. Jika mengeluarkan penis maka marmot tersebut adalah jantan sedangkan betina tidak akan mengeluarkan penis kalau lubang dekat anus tersebut dipencet
  • Kita tidak bisa membedakan marmot dari warna bulunya atau ukuran tubuhnya, namun ada satu hal yang dapat kita jadikan pedoman untuk mengetahui mana marmot jantan dan mana marmot betina yaitu dari suaranya. Saat marmot jantan dewasa siap untuk kawin, maka marmot jantan tersebut akan mengeluarkan suara khusus ketika ingin kawin untuk menarik perhatian marmot betina.

Baca Juga : Cara agar marmut cepat hamil

Loading...
Loading...
Cara membedakan marmut betina dan jantan | ilmuhewan | 4.5