Cara dan Panduan Budidaya Ikan Cere

By On Thursday, August 11th, 2016 Categories : Perikanan

Budidaya Ikan Cere – Ikan cere merupakan ikan yang dapat membantu manusia. Dikatakan membantu karena ikan ini dapat mengurangi jentik nyamuk yang ada dalam lingkungan.

Atas dasar inilah ikan cere banyak diincar untuk dibudiayakan. Selain itu, ikan cere juga mempunyai keunggulan lain yaitu daya tahan hidupnya yang luar biasa.

Ikan ini dapat hidup pada air keruh dan berkualitas buruk. Walaupun ikan ini mempunyai tubuh yang kecil, namun ikan ini mempunyai manfaat yang tidak bisa disepelekan.

11

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Bandeng

Ikan cere paling besar bisa berkembang secara maksimal hanya mencapai dua ruas jari orang dewasa. Panjang maksimal tubuh ikan cere hanya mencapai 7 cm dan dapat mencapai umur tiga tahun.

Fungsinya sebagai pengendali jentik nyamuk tidak bisa dipandang sebelah mata. ikan cere berkerabat dekat dengan ikan gapi.

Perbedaan yang jelas terlihat pada bentuk ekornya, jika ikan cere ekornya berbentuk kecil, maka ikan gapi ekornya lebih mirip dengan ekor ikan cupang.

Persiapan kolam

Tidak ada persiapan khusus yang harus dilakukan dalam melakukan budidaya ikan cere. Bahkan tempat ala kadarnya sudah dinilai cukup untuk membudidayakan ikan jenis ini.

Ikan gapi dapat berkembangbiak dalam wadah terbatas, misalnya dalam ember atau toples sekalipun. Daya tahan yang kuat membuat ikan ini mampu hidup dalam kondisi apapun.

Agar menghasilkan budidaya ikan cere yang maksimal, tetap ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Misalnya suhu optimal yang dibutuhkan ikan ini untuk berkembang biak adalah 25-28 derajat selsius.

Pemupukan dasar kolam

Wadah yang digunakan untuk budidaya ikan cere tidak memerlukan pemupukan, karena jenis ini dapat hidup dalam kolam buatan yang terbuat dari apapun.

Namun agar mendapatkan hasil budidaya yang maksimal, gunakanlah akuarium dengan kandungan pH air berkisar 7.

Penebaran benih

Bibit ikan cere bisa didapatkan langsung dari indukan betina. Ikan cere akan melakukan pemijahan dengan yang unik.

Umumnya, indukan pejantan akan menyemprotkan cairan putih berupa sperma ke indukan betina. Sperma ini kemudian disimpan dalam tubuh betina dan bertemu dengan indung telur dan kehamilan terjadi.

Telur akan tetap tersimpan dalam tubuh betina hingga keluar dalam bentuk anakan. Oleh karena itu, proses perkembangbiakan ikan cere ini termasuk dalam kategori ovovivipar.

Ikan cere termasuk ikan yang cepat dewasa, ini bisa diketahui karena hanya dalam waktu enam minggu anakan ikan cere sudah matang secara seksual.

Dalam satu tahun, ikan cere bisa bertelur hingga lima kali, dan setiap bertelur dapat menghasilkan hingga 100 anak. Sebagai gambaran, hanya dengan populasi tujuh, dalam lima bulan dapat menghasilkan 120 populasi.

Pemberian pakan

Secara alami, ikan cere dapat memenuhi kebutuhan makanannya tersendiri dari alam. Namun untuk mempercepat perkembangbiakan, anakan ikan cere dapat diberi pakan pelet.

Ikan cere termasuk ikan rakus, sehingga dalam satu jam ikan cere dewasa dapat menghabiskan sekitar 225 larva.

Maka tidak heran jika ikan cere menyukai air yang tenang, karena disitulah banyak jentik nyamuk ditemukan. Namun untuk beberapa tempat yang tidak terdapat cadangan makanan dari nyamuk disarankan untuk memberikan makan secara manual. Jika tidak, ikan cere kadang akan berlaku kanibal terhadap jenisnya sendiri.

Pemanenan

Masa panen ikan cere dapat dilakukan kapan saja, bahkan dari anakan. Ini dikarenakan ikan cere anakan yang baru keluar dari induknya sudah bisa berlaku mandiri dengan mencari makan sendiri. Maka tidak heran jika ikan ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Belida

Loading...
Cara dan Panduan Budidaya Ikan Cere | ilmuhewan | 4.5