Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Budidaya Lebah Madu

By On Monday, July 11th, 2016 Categories : Ternak Hewan

Cara Budidaya Lebah Madu – Budidaya lebah madu terdiri atas dua konsep peternakan. Pertama ternak lebah madu dengan konsep tradisional atau konsep modern.

Perbedaan dua konsep ini terletak pada pembuatan alat, prosesnya serta panen madu. Artikel akan menjelaskan secara detail.

Proses budidaya lebah madu tradisional dimulai dari pembuatan glodok kayu yang dibakar dan kemudian diasap-asap.

bit

Glodok kayu kemudian ditaruh dalam kotak kayu yang telah diberi sekat-sekat triplek. Anda bisa memburu ratu lebah dari sarang-sarang lebah dan menempatkan dalam kotak kayu untuk mengundang datangnya lebah.

Baca Juga : Panduan dan Cara Ternak Sapi Bali Untuk Pemula

Konsep ini lebih mudah diterapkan jika lokasi anda berdekatan dengan hutan, persawahan atau di desa. Konsep budidaya lebah tradisional sangat berhasil di lakukan di daerah Nusa Tenggara dan beberapa pedesaan di Jawa.

Konsep tradisional membutuhkan waktu lebih lama. Karena harus menunggu datangnya lebah-lebah dari hutan dan lingkungan sekitar.

Belum lagi anda harus memperkiraan sumber sari madu berupa bunga-bunga. Jika wilayah pedesaan atau persawahan anda dekat dengan perkebunan maka mudah diperkiran waktu panennya.

Panen madu tradisional juga lebih rumit. Anda harus mempersiapkan baju dan celana anti sengatan lebah. Kemudian membuka kotak budidaya, mengasap-asapinya dan mengambil madu.

Anda masih mempunyai pekerjaan lagi yaitu memeras sarang lebah ke dalam botol menggunakan saringan. Hingga akhirnya anda bisa menikmati madu secara alami.

Sementara konsep budidaya lebah modern telah banyak diterapkan di beberpa negara maju seperti Eropa dan Australia.

Konsep budidaya lebah modern menekankan pada pembuatan alat kotak tempat sarang yang efektif dan efesien.

Jika kotak pada konsep tradisional hanya berupa kotak dengan sekat-sekat. Sementara kotak budidaya modern berisi sekat-sekat yang mirip dengan sarang lebah.

Sehingga lebah tidak lagi membuat sarang. Melainkan langsung mengisi sarang-sarang buatan tadi dengan cairan madu.

Konsep modern lebih mudah diterapkan jika anda punya lahan yang luas dan dukungan modal yang optimal. Pertama, anda bisa menggabungkan konsep tradisional dengan modern.

Jadi kotak-kotak tempat budidaya madu hanya diisi sekat-sekat triplek seperti biasa. Namun kotaknya diperbanyak.

Jadi dalam satu hektar lahan yang anda miliki. Anda mempunyai puluhan kotak budidaya. Di lahan yang lain anda bisa menanaminya dengan tumbuhan atau tanaman yang memiliki serbuk sari.

Kelemahan konsep gabungan ini adalah anda masih bekerja memeras sarang lebah satu per satu. Jadi kurang efektif dan efesien.

Kedua, konsep modern murni bisa anda terapkan jika memiliki dukungan modal yang memadai. Membuat kotak budidaya dengan sekat yang mirip sarang lebah.

Anda bisa meminta jasa tukang untuk membuatnya. Menduplikasinya dengan banyak dan melengkapinya dengan tuas pemeras. Konsep ini sudah sangat dikenal di Australia, Amerika dan Eropa.

Sehingga peternak ketika akan memanen madu tinggal memutar tuas dan madu pun akan meluncur dari bagian bawah kotak.

Mengapa bisa demikian? Karena sekat-sekat yang mirip sarang tadi saling bergeser untuk memindahkan madu turun ke bawah.

Baca Juga : Ini Dia Cara Ternak Bebek Petelur untuk Pemula

Loading...
Cara Budidaya Lebah Madu | ilmuhewan | 4.5