Cara Budidaya Ikan Tawes di Kolam Terpal

By On Friday, May 27th, 2016 Categories : Perikanan

Cara Budidaya Ikan Tawes di Kolam  Terpal – Siapa yang tidak kenal dengan ikan konsumsi yang satu ini? Ikan yang bernama latin Puntius javanicus  dalam bahasa poler dengan sebutan ikan tawes.

Ikan ini merupakan salah satu ikan yang  memiliki penggemarnya  di masyarakat kita.  Karena  banyak mempunyai  daya tarik  berupa potensi ekonomis yang  layak dijadikan ladang bisnis  rakyat.

Sehingga tidak aneh jika kina banyak upaya  yang dilakukan untuk membudidayakan ikan yang satu ini. Banyak cara yang dilakukan, mulai dari  menggunakan media kolam pada umumnya sampai dengan yang  hanya menggunakan kolam terpal seadanya.

melati

Jika dicermati, kegiatan budidaya ikan tawes ini ternyata tidak terlalu sulit, yang penting penuh dengan kesungguhan.

Baca Juga : Panduan Menggunakan Sawah Sebagai Tempat Budidaya Ikan

CIRI-CIRI MORFOLOGI IKAN TAWES

Salah satu ciri yang mudah dikenali  ialah dari bentuk badan agak panjang dan memipih kesamping dengan punggung meninggi.

Sedang bentuk mulut lebih mengecil, selain itu tanda lainnya berupa kumis atau sungut sebanyak dua pasang. Ciri lain  bisa kita bedakan dengan bentuk bagian punggung yang warnanya lebih gelap lalu bentuk sirip ekor ber cabang  atau disebut pula ekor bercagak.

IKAN TAWES dan SIFAT SIFAT BIOLOGISNYA

Ikan tawes merupakan ikan  perairan sungai. Biasanya panjang maksimum dapat mencapai 50 cm. Yang sering dilakukan  pemijahan berlangsung pada musim penghujan.

Sifat telur, bisanya  bersifat tenggelam  di dasar  media  air  dengan warna yang dikenali berwarna kuning bening  atau transparan sifatnya tidak tidak menempel.  Dengan suhu berkisar 25 derajat  celsius, biasanya dalam  waktu maksimal 20 jam telur akan menetas.

Perkembangannya, setelah mencapai ukuran  tubuh panjangnya  sekitar 10 cm  ikan ini mulai akan  mencari pakan dengan memulai mengkonsumsi  tumbuhan seperti  jenis Ceratophyllaceae, Najadaceae, Characea, Chorophyceae, rumput rumputan dan lain lain. Karena ikan tawes ini  memang tergolong ikan  herbivora  atau pemakan tumbuhan,.

PEMELIHARAAN INDUKAN

Untuk mempermudah pemeliharaan sebaiknya Induk ikan tawes jantan dan betina sebaiknya dipelihara secara terpisah dengan kolam terseendiri atau menggunakan sekat pemisah supaya tidak bercampur sebelum waktunya tiba.

Biasanya ikan ini baru dapat dipijahkan pada umur sekitar satu tahun, dengan kisaran  bobot sudah mencapai  minimal  250 gram  per ekor.

Namun khusus uktuk pejantan ketentuannya biasanya yang disebut matang kelamin yakni yang telah berusia  minimal 6 sampai 8 bulan

Untuk ini perlu melakukan tahapan peemilihan induk ikan tawes yang dilakukan dengan seleksi ketat yakni yang dibuktikan dengan ciri :

  1. Bentuk kepala agak mengecil dan meruncing.
  2. Bentuk sisik  besar besar dan teratur.
  3. lubang urogenital Letaknya  relatif dekat dengan pangkal ekor
  4. Lebih jinak dan gerakannya

CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN TAWES

Ikan tawes Jantan  

Cirinya untuk membedakan induk tawes jantan dan betina yang praktis adalah dengan cara memijit perut  perlahan menuju kearah dubur.

Pada iInduk ikan Taes jantan akan mengeluarkan cairan putih susu, gerakannya juga tampak lebih lincah dan tutup insangnya terasa kasar bila diraba.

Ikan tawes betina

Lebih  mudah  membedakan  Induk tawes  betina  yang telah  matang kelamin karena cirinya mudah dikenali. Tandanya  tubuh bagian perut akan membesar ke arah lubang urogenital, atau tampak lebih gendut.

Jika  bagian perut perlahan diraba  akan terasa terasa lembek. Perbedaanya  yang mencolok, pada lubang urogenital berwarna  kemerahan  kemudian  juga pada  pembuluh darah yang terletak pada sirip-sirip  juga akan tampak kemerah merahan.

TAHAP PEMBESARAN UNTUK KONSUMSI

Pada tahapan  pembesaran sampai ukuran konsumsi hampir sama dengan teknik pendederan namun  perbedaannya  pada kegiatan pembesaran tidak diperlukan  pakan alami jika  ikan sudah berukuran besar.

Akan tetapi  penumbuhan plankton tetap diperlukan untuk menjaga kualitas air supaya lebih  terpelihara. pada perairan yang subur akan membuat  pertumbuhan ikan menjadi  lebih stabil dan sesuai bagi pertumbuhan ikan.

Adapaun jenis pakan diberikan mutlak memerlukan pakan tambahan berupa pelet ditambah dengan daun-daunan untuk memacu pertumbuhan ikan karena ikan ini tergolong herbivora pemakan jenis tumbuhan.

Tahapan panen  ikan kebutuhan konsumsi  dilakukan jika  ukuran bobot ikan sudah mencapai  200 s.d  300 gram per ekor atau mudahnya minimal yang dapat dipanen jika dalam 1 kg  nya memuat 5 ekor.

Baca Juga : Bagaimana Cara Ternak dan Budidaya Ikan Arwana?

Loading...
Loading...
Cara Budidaya Ikan Tawes di Kolam Terpal | ilmuhewan | 4.5