Cara Budidaya Ikan Naga (Polypterus atau Ikan Palmas)

By On Wednesday, June 15th, 2016 Categories : Perikanan

Cara Budidaya Ikan Naga (Polypterus atau Ikan Palmas) – Kenapa disebut ikan Naga? Kronologis penyebutan ini bisa karena melihat posturnya yang sekilas mirip seekor naga dengan dilengkapi ciri dua kaki di bagian depannya.

Keunikan lainnya ikan Naga atau Polypterus disebut juga ikan palmas karena selain bisa berenang seperti ikan pada umumnya jenis ikan Naga ini mempunyai keunikan yang tidak dimiliki ikan jenis lainnya yakni selain bisa berenang cepat dengan sirip dan ekornya namun juga bisa berjalan kaki layaknya mahluk yang berkaki meskipun dengan gerak yang terbatas ia mampu berjalan diatas dasar permukaan air.

Inilah yang merupakan paduan keindahan yang sempurna yang dimiliki ikan Naga yakni selain mampu berjalan di dasar air dengan menggunakan siripnya namun juga menggunakan kakinya utuk melangkah kecil di permukaan dasar aquarium atau tempat lainnya. Jika diperhatikan seksama ikan ini lebih mirip seekor naga yang berjalan di bawah air.

ikan naga

Ikan naga Polypterus atau Palmas merupakan ikan yang tergolong dalam keluarga Family Polypteridae atau Bichir, yang berarti jenis ikan yang bersirip banyak banyak.

Secara psikologis ikan naga tergolong jenis ikan yang sangat primitive dan sering disebut snake like fish atau dengan nama ikan ular. Konon penyebaran ikan naga ini habitatnya ada di Afrika Barat.

Secara morfologis, ukuran panjang nya secara rata-rata ikan Nga yang normal berukuran mencapai 30 cm. Di habitatnya lebih menyukai kondisi air yang mempunyai pH berkisar 6.5 sampai 7 dengan temperature suhu yang disukai berkisar antara 16 sampai 27 derajat Celcius.

Layaknya seekor Naga ikan inipun tergolong binatang pemangsa daging atau carnivore dengan konsumsi utama ikan ini adalah berupa ikan hidup dari ikan kecil atau daging lain misalnya udang atau daging ikan lainnya.

Teknik Budidaya Ikan Naga

Ada beberapa cara membudi dayakan jenis ikan naga ini baik secara berpasangan ataupun secara massal.

  1. Untuk budidaya secara berpasangan ,ikan Naga biasanya mengelompokan dengan cara berpasangan untuk setiap wadah, hanya terdapat satu ekor jantan Ikan Naga dan satu ekor Ikan Naga betina.
  2. Sedangkan untuk budidaya secara massal ,secara umum untuk satu wadah bisa ditempati tiga ekor betika ikan Naga dan dua ekor ikan Naga Jantan.untuk ukuran wadah biasa berua aquarium, ataupun bak semen atau plastic dengan ukuran 100 cm x1 50 cm x 40 cm namun ketinggian permukaan air rata rata cukup 25 cm saja. Untuk kenyamanan ikan naga ini hrus dilengkapi aerator atau submersible supaya dapat menyediakan produk oksigen yang terlarut dalam air supaya lebih mirip keadaan di habitatnya.

Khusus untuk cara pemijahan,harus dibutuhkan tempat atau wadah yang sama ukurannya. Wadah ini nantinya akan berfungsi hanya untuk penetasan telur dari hasil proses pemijahan.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Tawes di Kolam Terpal

Namun tetap harus dilengkapi aerator yang memadai supaya ikan ini lebih merasa nyaman dan tidak stres.

Ada beberapa langkah untuk memilih indukan yang disarankan yang akan digunakan sebagai penurun keturuan jenis ikan naga ini kita akan melakukan berbagai pertimbangan yang perlu kita lakukan.

1. Mencari indukan super Ikan Naga disamping itu juga harus mengenali Jenis kelaminya ,antaralain yang dimiliki indukan ikan Naga Jantan

  • Dari umurnya berkisar kurang lebih 1 tahun
  • Mempunyai sirip anal yang lebih banyak
  • Mempunyai bentuk tubuh yang lebih proposional
  • Kondisi tubuh yang sehat.

2. Selain itu,kita juga mencari indukan ikan Naga betina yang super,dengan criteria sebagai berikut:

  • Harus ber usia sekitar 1 tahun
  • Mempunyai sirip anal yang lebih kecil dibandingkan yang jantan
  • Mempunyai bentuk tubuh yanag proporsional
  • Harus dipilih yang mempunyai kondisi yang sehat

Beberapa Langkah Budidaya Ikan Naga

  • Menyiapkan wadah atau tempat untuk pemijahan dan penetasan, lalu isi air dengan ketinggian berkisar 25cm. kemudian untuk pemijahan harus dilengkapi lengkapi dengan aerator submersible namun untuk proses penetasan cukup hanya menggunakan air rator saja .
  • Langkah berikutnya adalah memasukan indukan secara berpasangan
    pasangan ataupun massal ke dalam wadah pemijahan.
  • Kemudian meletakkan Substrat untuk sarana peletakan telur ikan biasanya
    terbuat dari tali plastic yang plastik yg dibentuk menjadi substrat.
  • Kemudian kita harus memperhatikan perkembangan Ikan pada hari ke 2 atau
    sampai hari ke 3 apakah ikan sudah atau sedang melakukan perkawinan, jika ikan sedang melakukan perkawinan biarkan sampai ikan tersebut selesai proses perkawinan atau kita jug bisa memeriksa keadaan substrat apakah sudah ada telor ataukah belum.
  • Nah jika pada substrat yang kita pasang sudah terlihat ada telur berarti ikan sudah melakukan perkawinan. Tindakan yang kita lakukan dengan cara meletakkan substrat dipindahkan kedalam wadah penetasan. Namun sebelum diletakkan perlu diteteskan cairan anti jamur secukupnya kedalam wadah penetasan terlebih dahulu.
  • Hari ke tiga dan empat pada umumnya telur sudah menetas,kita biarkan sampai semua telur aka yang menetas sempurna.
  • Hari ke lima atau ke enam ,kita harus memberikan konsumsi pakan secukupnya untuk burayak yg telah menetas dengan artemia atau bisa dengan cacing sutra/tubiflex. Dan biarkan substrat tetap berada didalam wadah penetasan.
  • Hari ke tujuh dan delapan, saaatnya kita angkat substrat dengan cara menggoyagkan terlebih dahulu secara perlahan agar burayak yang menetas di dalam substrat dapat turun kebawah menuju ke air. Segeralah dicusi substrat tersebut untuk selanjutnya dikeringkan dijemur supaya dapat dipakai lagi.
  • Jika substrat telah diangkat lengkapilah akuarium penetasan dengan busa filtrasi supaya sisa telor yg membusuk dapat tersaring dengan lebih baik sehingga kondisi air tetap terpelihara kualitasnya.
  • Sampai hari ke duapuluh kondisi burayak sudah cukup kuat untuk di pindahkan ke wadah pembesaran jika untuk dikomersilkan pada usia inipun sudah bisa dijual di pasaran.

Baca Juga : Panduan Sederhana Ternak Ikan Gabus Di Kolam Terpal

Loading...
Cara Budidaya Ikan Naga (Polypterus atau Ikan Palmas) | ilmuhewan | 4.5