Cara Budidaya Ikan Discus Untuk Pemula

By On Saturday, December 3rd, 2016 Categories : Uncategorized

Cara Budidaya Ikan Discus – Jenis ikan discus sudah banyak dibudidayakan oleh kebanyakan orang. Ikan discus biasanya digunakan sebagai ikan hias karna memang warnanya yang unik.

Selain itu, bentuknya yang pipih dan lebar menambah kesan eksotis dari ikan ini. Ikan discus kebanyakan mempunyai warna yang cerah namun hidup secara soliter.

Walaupun ikan cobia habitat aslinya adalah di sungai Amazon, namun ikan ini cenderung pendiam. Ikan discus termasuk jenis ikan air tawar.

ikan-discus

Baca Juga : Cara Meningkatkan Bobot Ikan Lele

Ikan discus juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, sehingga tidak heran jika banyak orang mengincar untuk membudidayakannya.

Persiapan kolam

Dalam budidaya ikan discus, kolam yang disiapkan sebaiknya berupa akuarium. Penggunaan akuarium dinilai akan sangat memudahkan dalam mengontrol pertumbuhan dan perkembangan proses pemijahan.

Ikan discus membutuhkan tempat yang kurang lebih seperti haitat aslinya untuk berkembang. Persiapan kolam biasanya meliputi penggunaan air, aerasi dan pemeliharaan.

Air yang digunakan untuk budidaya ikan discus harus sesuai dengan kebutuhannya, juga harus sering diganti karena ikan discus membutuhkan kualitas air yang baik. tingkat keasamaan air yang dibutuhkan oleh ikan discus adalah 5-6, sedangkan temperature yang dibutuhkan sekitar 28-30 derajat celcius.

Pemupukan dasar kolam

Pemupukan pada dasar kolam tidak perlu dilakukan, karena pemijahan biasanya dilakukan dalam akuarium secara terpisah. Untuk skala besar terutama untuk penebaran benih, penggunaan kolam buatan seperti kolam terpal atau tembok dapat digunakan.

Persiapan dari kolam jenis ini biasanya meliputi pengeringan dan pembersihan pada tembok atau terpal. Pembersihan ini dilakukan untuk menghilangkan kemungkinan hama yang terdapat pada dua jenis kolam tersebut.

Setelah pembersihan dan pengeringan dilakukan, masukkan air setinggi 30 cm dengan campuran air garam dan daun ketapang.

Penebaran benih

Bibit ikan discus bisa didapatkan dari indukan secara langsung. Proses pemijahan dilakukan dengan cara mengisolasi kedua indukan jantan dan betina.

Dalam proses pemijahan, ikan discus akan memilih pasangannya sendiri. Pemindahan indukan ke tempat pemijahan sebaiknya dilakukan pada sore hari.

Cara memindahkannya juga berbeda, indukan biasanya dimasukkan dalam baskom kemudian digoyang-goyang setelah itu baru kemudian ikan dimasukkan ke tempat pemijahan. Cara ini disebut proses aklimatisasi atau penyesuaian terhadap lingkungan baru dalam akuarium.

Setelah semua persiapan selesai, indukan kemudian akan meletakkan telur pada tempat yang telah disediakan berupa paralon.

Anakan ikan discusakan lahir dalam beberapa hari kemudian dan setelah mencapai umur satu bulan, anakan siap dipindahkan ke tempat baru.

Pemberian pakan

Frekuensi pemberian pakan untuk ikan discus minimal dua kali sehari. Waktu pemberian pakan terbaik adalah ketika pagi dan sore hari.

Untuk anakan ikan discus, pemberian pakan yang tepat adalah berupa cacing sutra dan jentik nyamuk. Juga, pakan berupa larva atau jentik nyamuk isa diberikan.

Untuk ikan discus yang mulai mencapai tahap dewasa, pakan yang diberikan bisa terdiri dari berbagai macam. Ikan discus dapat memakan sayuran, udang dan jeroan.

Pemberian pakan seperti ini justru akan meningkatkan pertumbuhan ikan discus menjadi lebih cepat. Yang harus diingat, pemberian pakan harus tidak boleh sampai mengotori air, karena ikan diskus sangat rentan terhadap hal ini.

Pemanenan

Panen ikan discus biasanya bertujuan untuk pemasaran bukan untuk konsumsi. Pemanenan anakan ikan diskus dapat dilakukan saat berumur satu bulan.

Untuk tujuan budidaya, ikan discus dapat dipanen dengan cara selektif untuk menemukan indukan yang tepat. Untuk keperluan pemasaran, ikan diskus dapat dipanen secara keseluruhan atau total.

Baca Juga : Cara Budidaya Dan Pemijahan Ikan Nila

Cara Budidaya Ikan Discus Untuk Pemula | ilmuhewan | 4.5