Cara Budidaya Ikan Alligator Untuk Pemula

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Perikanan

Cara Budidaya dan ternak Ikan Alligator – Penamaan ikan alligator atau ikan buaya memang berdasarkan bentuknya. Sesuai dengan namanya, ikan alligator mempunyai bentuk mulut yang hampir menyerupai buaya.

Walaupun struktur mulutnya berbentuk seperti buaya, namun alligator ini masih termasuk dalam keluarga ikan. Sejatinya, ikan ini berasal dari sungai di daerah Amerika, namun sekarang ini sudah banyak dijumpai di manapun.

Ikan alligator mempunyai banyak jenis yang hampir sama, dan mempunyai sifat yang berbeda-beda, ada yang pemalu namun ada juga yang sangat agresif.

Baca Juga : Kandungan dan Manfaat Tepung Ikan

Habitat

Habitat utama ikan ini adalah sungai. Sehingga untuk merawat ikan ini dalam akuarium harus diberi sedikit pasir untuk membuat ikan tidak mengalami stress.

  • Air

Ikan alligator dapat bertahan hidup dengan kualitas air yang tidak terlalu baik. Untuk pemeliharaan dalam akuarium, air harus diganti paling tidak sekali dalam 10 hari.

Penggantian air juga harus sesuai dengan jumlah air sebelumnya, hal ini dilakukan guna mempermudah proses adaptasi terhadap kondisi air tersebut.

Ikan alligator justru akan memberi respon buruk terhadap tempat yang memiliki sistem sirkulasi udara. Hal ini dikarenakan ikan alligator tidak tahan terhadap gas ammonia yang dihasilkan oleh alat sirkulasi tersebut.

  • Suhu

Kisaran suhu ideal yang dibutuhkan oleh ikan alligator untuk tumbuh dan berkembangbiak adalah sekitar 20-250 derajat selsius. Suhu ini akan menjaga perkembangan alligator hingga sampai mencapai tahap maksimal. Namun ketika mulai masa pembuahan, suhu ideal yang diperlukan adalah 25 derajat.

Pakan

Ikan alligator termasuk jenis ikan karnivora. Secara umum, pakan utama dari ikan alligator adalah ikan kecil atau udang kecil, bahkan jenis serangga tertentu.

Yang harus diperhatikan adalah, ikan alligator hanya akan memangsa ikan kecil yang hidup. Pemberikan pakan berupa ikan kecil yang mati akan dibiarkan dan tidak tersentuh. Pakan ini harus diberikan secara rutin tiga kali dalam sehari.

Pengembangbiakan

Untuk budidaya, ikan alligator dapat dibiakkan dalam akuarium maupun kolam. Dalam rangka budidaya, suhu ideal yang diperlukan adalah sekitar 25 derajat.

Pengembangbiakan hendaknyadibuatkan tempat berbeda dengan perbandingan dua pejantandan satu betina. Tidak seperti ikan lain, pembuahan ikan ini terjadi dengan cara disebar pada permukaan air dan secara perlahan akan turun ke dasar air.

Maka dari itu diperlukan penanganan yang tepat sehingga telur ikan alligator tidak jatuh ke dasar. Telur ikan yang telah jatuh akan menyulitkan para pembudidaya karena mempunyai resiko terjadi kerusakan ketika diambil.

Pemeliharaan anakan

Setelah telur diambil dan dipisahkan dari kolam indukan, telur kemudian ditempatkan pada wadah pembesaran. Wadah ini bisa berupa kolam atau akuarium, namun untuk lebih mudah dalam melakukan pemantauan, usahakan untuk menggunakan akuarium saja.

Telur ikan alligator yang sudah menetas hendaknya diberi makan kutu air. Setelah tumbuh cukup besar, ikan alligator dapat diberi makan dengan ikan kecil berjenis gambusia affinis.

Penyakit yang menyerang

Ikan alligator termasuk jenis ikan purba sehingga akan lebih tahan terhadap perubahan lingkungan air disekitarnya. Walaupun begitu, ikan ini juga seperti ikan lain yang dapat terserang penyakit tertentu.

  • Fin rot

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri. Gejala yang ditimbulkan adalah sirip sobek dan daya tahan tubuh yang semakin melemah. Untuk menghindari penyakit ini timbul, jagalah kualitas air dengan cara mengganti secara berkala. Jika penyakit ini sudah menyerang, gunakan air garam untuk merendam atau dengan menggunakan Phenoxyethanol.

  • Sirip sobek

Jika sirip ikan alligator sobek dengan sendirinya, berarti ini adalah salah satu tanda ikan ini terserang penyakit. Sobekan ini biasanya dikarenakan bakteri yang menyerang.

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga lingkungan tetap bersih. Penanganan penyakit pada ikan alligator hampir sama dengan penyakit fin rot.

Baca Juga : Ciri, Karakteristik dan Klasifikasi Ikan Patin

Cara Budidaya Ikan Alligator Untuk Pemula | ilmuhewan | 4.5