Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Budidaya dan Ternak Ayam Arab

By On Monday, November 6th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Budidaya dan Ternak Ayam Arab – Ayam arab hampir sama seperti ayam kampung pada umumnya. Namun kelebihan ayam ini adalah produksi telurnya yang tinggi.

Selain itu pakan ayam arab terbilang sedikit atau efisien. Ayam jenis ini hanya membutuhkan pakan 80 gram/hari, jauh lebih sedikit dari ayam lainnya.

Tingginya permintaan telur ayam ini, membuka peluang usaha untuk membudidayakannya. Potensi keuntungnnya jelas sangat menggiurkan, karena masih sedikit peternak yang memelihara ayam jenis ini. Ditambah lagi, kebutuhan akan telur sangat tinggi dipasaran, jadi peluangnya masih sangat besar.

Jika berbisnis telur ayam, pebisnis sering menggunakan ayam arab. Alasannya adalah tingginya persentase bertelur ayam arab yang mencapai 90%. Masa produktif ayam ini adalah 2 tahun, dan dibagi menjadi 4 fase. Biasanya jenis ayam arab bertelur 3 bulan sekali dengan rentang jeda 15 hari.

Baca Juga : Sejarah dan Asal-usul Ayam Arab Merah

Menggiurkan bukan, tapi tunggu dulu. Ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum memulai bisnis telur ayam arab. Inillah hal penting jika ingin usaha ternak ayam arab:

  1. Analisa usaha

Bisnis dalam bentuk apapun diperlukan perencanaan yang matang. Maka sebelum memulai usaha lakukanlah analisis usaha yang akan dirintis, salah satunya termasuk beternak ayam arab.

Gunakan perhitungan yang teliti dan matang saat hendak memulai. Hitunglah kemampuan dan keadaan anda sebelum memulainya.

Hitung berapa biaya yang dibutuhkan jika ingin beternak ayam arab dengan jumlah ratusan ekor atau ribuan ekor. Perhitungan itu harus melingkupi modal awal seperti pakan, bibit ayam dan lainnya. Lalu hitung juga keuntungan yang akan didapat.

  1. Pemberian pakan

Pakan juga merupakan faktor penting dalam bisnis ayam arab. Pilihlah pakan yang baik dan bernutrisi. Sehingga ayam bisa menghasilkan telur yang berkualitas. Kelancaran ayam bertelur juga disebabkan oleh pakan, jadi kesalahan memberikan pakan dapat mengakibatkan kerugian.

Untuk pemberian pakan dilakukan dua kali sehari, yakni pagi dan siang hari.  Dalam sehari berikan pakan ayam dengan jumlah antara 80 sampai 90 gram. Dan pakannya pun harus bernutrisi tinggi, sehingga ayam akan bertelur dengan lancar.

Ciri-ciri jika pakan yang dipilih sudah benar adalah dengan mengecek cangkang telur ayam arab. Cangkang yang tebal dan keras menandakan pakan yang diberikan sudah baik. Namun jika cangkaknya tipis dan mudah pecah, artinya pakan yang diberikan tidak bagus.

  1. Kandang

Posisi kandang harus menghadap barat atau timur. Pemosisian ini dilakukan supaya sirkulasi udara dalam kandang baik. Selain itu, cahaya matahari juga dapat membunuh bakteri dan virus yang berasal dari kotoran.

  1. Produksi

Produksi telur dari ayam arab merupakan tolak ukur dari usaha ternak ayam ini. Jika produksi telurnya sedikit menandakan usaha anda tidak berhasil atau rugi. Namun jika produksinya banyak, usaha ternak anda berhasil.

Saat produksi telur ayam sedikit, maka segeralah cari tahu penyebabnya. Sehingga anda bisa langsung melakukan evaluasi.

  1. Pengendalian penyakit

Selain proses produksi dan reproduksi ayam, perlu juga dilakukan pengendalian penyaki ternak. Ayam arab memang mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap penyakit. Namun ayam inipun tetap bisa terserang penyakit.

Pesau sampar dan Newcasteldesease (ND) adalah penyakit yang selalu menyerang ayam arab. Hingga saat ini belum ditemukan obat dari penyakit ini. Jadi untuk mencegah penyakit ini, selalu rutin melakukan vaksinasi pada ayam.

Demikianlah beberapa hal penting yang perlu diketahui dan lakukan sebelum memulai tenak ayam arab. Semoga dengan keterangan ini, dapat membantu anda yang ingin berbisnis telur ayam arab.

Baca Juga : Daftar Harga Ayam Brahma Jumbo Terbaru

Loading...
Cara Budidaya dan Ternak Ayam Arab | ilmuhewan | 4.5