Cara Budidaya dan Pelihara Ikan Gurame  

By On Saturday, July 23rd, 2016 Categories : Perikanan

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Gurame – Siapa yang tidak tahu ikan gurame. Ikan yang dagingnya sangat lezat ini dikonsumsi banyak masyarakat Indonesia, walaupun harganya cukup mahal dan lumayan mengocek uang.

Banyak restoran terkenal bahkan memilih gurame sebagai bahan andalan masakan-masakannya.

Sehingga ikan gurame menjadi salah satu primadona para pecinta makanan dengan bahan dasar ikan.

Karena permintaan yang tinggi di pasar menyebabkan beberapa orang berpikir bagaimana jika usaha atau budidaya ikan gurame saja.

8

Mungkin termasuk anda yang sudah berencana, namun bingung harus memulai dari mana. Nah, jangan bingung karena artikel berikut mungkin membantu anda dalam melakukan budidaya ikan gurame.

Baca Juga : Ciri – ciri benih ikan yang unggul dan berkualitas

Syarat tumbuh ikan gurame

Karena budidaya ikan gurame termasuk makhluk hidup, maka ikan ini memerlukan beberapa syarat tumbuh yang harus dipenuhi.

Diantaranya, oksigen untuk ikan harus memadai, suhu ideal minimal 25 derajat dan maksimal 29 derajat. Ketinggian tempat budidaya 200-500 meter diatas permukaan laut.

Terakhir pH  ideal sekitar 6,5 – 7 sehingga pH air haruslah netral, jangan asam ataupun basa. Jangan lupa kolam harus mengandung pasir sekitar 40% dengan tipe tanah gembur pada kolam tersebut.

Walaupun gurame bisa saja hidup di tempat yang biasa saja, atau tidak terlalu mendukung syarat tumbuhnya. Namun untuk ikan yang anda pasarkan harus berkualitas bagus dan juga terjamin, sehingga jika anda ingin panen ikan yang berkualitas ada baiknya mengikuti syarat tumbuh yang ada.

Persiapan dan budidaya

Sebelum melakukan budidaya, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Terutama karena ini budidaya ikan maka, tempat tinggalnya seperti kolam dengan air tawar didalamnya sudah tersedia. Selain itu, harus dilakukan beberapa persiapan seperti :

  1. Buatlah kolam tanah untuk ikan gurame, sebesar 10 meter persegi dengan kedalaman dibawah 1 meter, jangan terlalu dalam. dengan begitu ikan gurame dapat mengisi kolam sebanyak 20 – 25 ekor ikan gurame. Tentunya anda tahu bahwa ikan gurame memang berkembang menjadi besar , sehingga membutuhkan kolam kecil untuk perawatan indukan saja.
  2. Untuk kolam pemijahan anda membutuhkan kolam luas sebesar 200 meter persegi untuk memberikan tempat untuk ikan-ikan yang akan bertelur. Dengan begitu anda dapat membuat betina leluasa menelurkan anaknya. Sehingga kolam tidak boleh terlalu penuh.
  3. Kolam pemeliharaan benih umumnya hanya 60 meter persegi. Hal ini dilakukan memang sengaja memadatkan benih ikan yang sudah jadi, hingga tumbuh sedikit besar.
  4. Kolam pembersaran tentu dilakukan untuk membesarkan benih.

Tambahan informasi saat budidaya

Saat budidaya mungkin anda agak bingung kenapa harus ada beberapa kolam pemisah. Bagi benih yang akan tumbuh besar dipisahkan dari dewasa agar ikan tidak lecet dan luka.

Sedangkan untuk kolam pendederan atau peneluran maka kolam harus agak lapang agar telur dapat disimpan sampai menetas, atau disembunyikan di sisi-sisi kolam.

Jika telur sudah menetas tentu kolam tersebut akan penuh. berumur 12 – 30 hari ini selanjutnya dirawat sampai bobotnya mencapai 10 – 15 g/ekor (umur 4 bulan). Benih sebesar ini siap untuk didederkan. Namun, ada juga pembenih yang menjual telur untuk ditetaskan.

Pembesaran dan pemeliharaan

Jika ikan sudah besar maka harus dipelihara hingga siap panen. Benih akan dibesarkan hingga bobotnya rata-rata 500 gram/ekor. Namun penentuan ukuran dan bobot tergantung kualitas.

Karena setiap panen tidak mungkin keseluruhan sama, walaupun seragam terkedang ada yang berbeda ukuran dan lainnya.

Namun beberapa konsumen meminta tambahan pakan agar ikan berbobot satu kilogram. Ikan ini diberi pelet yang merupakan daging ikan atau pelet khusus ikan karnivora atau serangga-serangga kecil yang ada.

Baca Juga : Beberapa bahan dan alat untuk membuat kolam terpal

Cara Budidaya dan Pelihara Ikan Gurame   | ilmuhewan | 4.5