Burung kuau, burung eksotis yang sudah hampir punah dan terancam keberadaannya

By On Saturday, September 9th, 2017 Categories : Burung

Ilmuhewan.com – Di dunia diperkirakan ada puluhan ribu jenis spesies burung yang tersebar di seluruh dunia.

Jenis burung yang ada tentunya merupakan hasil dari proses ekologi dan evolusi serta seleksi alam yang berlangsung selama jutaan tahun, sejak bumi dibentuk.

Spesies burung ada yang masih bertahan sampai hari ini. Namun beberapa spesies burung sudah hilang dari muka bumi.

Tentunya sebagai pengamat dan penggiat hobi burung, sangat disayangkan jika ada jenis-jenis spesies burung yang menghiland dari peredaran.

Baca Juga : Fakta unik burung kakatua raja, burung eksotis

Karena setiap burung jelas memiliki nilai tersendiri, dan keindahan yang berbeda-beda. Burung yang ada di dunia beragam, dan perlu dijaga dengan baik.

Banyak penyebab dari kepunahan burung, yang kebanyakan disebabkan oleh hilangnya habitat dari jenis spesies burung tertentu dan banyaknya pemangsa, yang keduanya mungkin bisa disebabkan oleh salah satunya adalah manusia.

Tahukah kamu burung kuau? Berikut burung kuau, burung eksotis yang sudah hampir punah dan terancam keberadaannya.

  1. Kuau termasuk ke dalam marga Argusianus. Kuau sendiri banyak jenisnya, dan yang paling terkenal adalah burung kuau raja yang mungkin spesiesnya sudah punah. Nama kuau sendiri diberikan oleh Carl Linnaeus, karena terinspirasi dari raksasa bermata seratus yang bernama Argus, yang berasal dari mitologi Yunani kuno. Lalu apa hubungannya dengan kuau? Apa hubungan antara kuau dengan raksasa yang matanya ada seratus? Ternyata motif sayap dari burung kuau adalah motif yang berbentuk mata, yang jumlahnya banyak. Karena itu dinamakan juga burung mata seratus.
  2. Burung kuau merupakan hewan endemik dari Indonesia bagian Barat, yaitu Sumatera dan Kalimantan. Warna dari burung kuau biasanya coklat, dengan leher dan kepala berwarna biru, dengan dada dan kaki berwarna merah, dan kadan-kadang warna bulunya bisa hitam atau coklat gelap. Ukurannya mencapai 200 cm, dengan berat badan mencapai 2,72 kilogram. Nah yang membuat ukuran tubuh burung kuau panjang adalah adanya ekor yang panjang. Panjang ekornya bisa mencapai 140 centimeter. Burung kuau jantan biasanya berukuran lebih besar.
  3. Di masa kawin, burung kuau jantan akan melakukan tarian teatrikal untuk memikat betinanya, dengan tarian yang unik dan khas, lalu akan mengeluarkan suara yang keras. Meskipun secara penampilan burung kuau bisa menjadi burung yang berpoligami atau memiliki banyak jenis pasangan betina, dan burung kuau lebih mirip burung yang berpoligami, namun burung kuau jantan hanya memiliki satu pasangan burung kuau betina saja. Selama satu musim, burung kuau betina hanya akan menghasilkan maksimal 2 ekor telur.
  4. Kuau raja merupakan fauna yang menjadi maskot dari Sumatera Barat, dan menemani bunga Andalas yang merupakan flora khas Sumatera Barat. Kuau raja berukuran lebih besar, biasanya bisa mencapai berat 10 kilogram. Burung kuau merupakan jenis burung yang tidak bisa terbang terlalu jauh, namun kemampuan berlari dari burung kuau sangat bai, dan bisa mengimbangi. Indera penciuman dan pendengaran burung kuau cukup tajam. Burung kuau memakan jenis buah-buahan, siput, siput, semut dan berbagai jenis serangga.
  5. Cara untuk melindungi wilayah kekuasannya adalah dengan membersihkan area dari berbagai jenis ranting dan batu, lalu tidak lupa memberikan teriakan tanda kekuasaan di pagi hari. Suara burung kuau cukup kuat, dan ternyata sekali bersuara durasinya cukup panjang, bsia sampai 30 detik bahkan lebih. Burung kuau ternyata masih ada populasinya, namun terancam punah dan masuk ke dalam daftar IUCN Redlist hampir punah. Banyak perburuan liar yang mengorbankan  burung kuau.

Itu tadi burung kuau, burung eksotis yang sudah hampir punah dan terancam keberadaannya.

Baca Juga : Apa yang harus dilakukan jika kita menemukan spesies burung kecil yang terlantar?

Loading...
Loading...
Burung kuau, burung eksotis yang sudah hampir punah dan terancam keberadaannya | ilmuhewan | 4.5