Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Budidaya Ikan Lele Lahan Terpal

By On Tuesday, January 26th, 2016 Categories : Perikanan

Budidaya Ikan Lele Lahan Terpal – Susahnya mencari uang membuat siapa saja berusaha membuka usaha baru. Kalau bisa tidak butuh modal banyak dan bisa dilakukan tanpa ketrampilan khusus.

Bila kamu salah satu orang tersebut ada baiknya mencoba melakukan budidaya ikan Lele dengan lahan terpal. Usaha ini tidak membutuhkan modal yang banyak dan bisa dilakukan pada lahan yang sempit.

Bagi yang tidak mau repot, kolam tidak perlu digali. Cukup membuat rangka sehingga terpal bisa dipasang. Kelebihan lain dari budidaya ikan Lele lahan terpal adalah tidak membutuhkan air yang melimpah sehingga tidak perlu sering-sering mengganti air kolam.

Untitled

Saatnya meninggalkan kolam konvensional yang mengharuskan menggali tanah. Kolam terpal ternyata memiliki banyak keunggulan diantaranya dapat dilakukan diberbagai medan seperti lahan tandus atau berpasir. Selain itu dalam hal pembuatan juga sangat mudah dengan biaya yang murah.

Budidaya lahan terpal juga memudahkan dalam menjaga dan mengontrol kualitas dan kuantitas air, mudah dalam hal pengeringan atau panen. Karena sifatnya tidak permanen dan tidak dibawah tanah maka kolam ini mudah dipindah terutama saat akan banjir. Dengan demikian kerugian dapat diminimalisir.

Kolam lahan terpal ini juga bersifat flesibel. Bisa digunakan untuk pembibitan atau pembesaran untuk konsumsi. Kalau menginginkan modal bisa berputar lebih cepat bisa memilih untuk pembibitan.

Hal ini karena sudah bisa panen tiap 1 atau 1,5 bulan sekali tapi tingkat keuntungan relative kecil. Tapi kalau ingin margin untung yang tinggi baiknya melakukan budidaya untuk konsumsi.

Waktu yang dibutuhkan jelas lebih panjang, bisa mencapai 4 hingga 6 bulan tergantung ukuran ikan konsumsi yang diinginkan. Konsekuensi lain yang timbul adalah membutuhkan pakan yang jauh lebih banyak lagi.
Pakan yang digunakan selain pellet bisa menggunakan sisa makanan di dapaur atau rumah makan. Khususnya yang berbau amis karena ikan Lele pada dasarnya sangat suka dengan yang amis-amis.

Kolam lahan terpal ini bisa di isi bibit 50 ekor untuk tiap meter persegi. Dengan demikian sudah bisa diperkirakan berapa jumlah bibit dibutuhkan untuk lahan yang ada. Jangan terlalu banyak mengisi ikan dalam kolam karena dapat membuat ikan terserang penyakit.

Perlu menjadi perhatian pada saat pertama kali menggunakan terpal sebagai media kolam. Pastikan bau menyengat yang ada telah hilang sehingga ikan tidak akan mabuk atau tewas karena zat kimia yang ada pada terpal.

Caranya dengan memasukan air pada kolam terbal dan membiarkannya terlebih dahulu selama satu minggu. Kolam tersebut kemudian di isi kompos dan kotoran ternak agar menjadi plankton yang merupakan makanan ikan Lele.

Makanan suplemen alami yang bisa diberikan antara lain bekicot, keong, kerang, rayap, bangkai ayam yang telah dibakar dan lain-lain. Suplemen ini akan mempercepat tumbuh kembang ikan daripada hanya sekedar diberi pellet dan kompos saja.

Lele adalah salah satu ikan yang dapat bertahan pada kondisi air yang buruk selama tidak mengandung limbah beracun dan berbahaya. Untuk menjaga kebersihannya bisa dilakukan saat air berbau atau sangat kotor. Caranya dengan mengurangi sepertiga air dalam kolam terpal kemudian di isi kembali seperti semula.

Usahakan Lele yang dipelihara dalam satu kolam memiliki ukuran yang relatif sama. Bila tidak besar kemungkinan yang besar akan semakin besar, sedang yang kecil tidak akan bertambah besar.

Hal ini dikarenakan Lele adalah ikan yang rakus dan tidak peduli dengan yang lain. Selama pakan itu ada maka Lele yang besar akan melakukan domininasi sedang Lele kecil hanya mendapat sisa.

Loading...
Budidaya Ikan Lele Lahan Terpal | ilmuhewan | 4.5