Bagaimana Cara Merawat Kucing Persia Yang baru Di Lahirkan?

By On Friday, January 27th, 2017 Categories : Info Lainnya

Cara Merawat Kucing Persia – Ketika kucing melahirkan, mereka akan pergi untuk mencari makanan atau minuman untuk para anaknya selama 6 jam lamanya.

Setelah itu mereka akan kembali ke tempat melahirkan tadi lalu membersihkan para bayi kucing tersebut.

Namun, adakalanya si induk kucing kurang bersih membersihkan sisa – sisa plasenta pada tubuh si bayi kucing sehingga mereka tidak mau mengurus para anaknya, untuk itu sangat diperlukan peran manusia untuk membantu merawatnya.

Baca Juga : Fakta Unik Tentang Kucing Persia

Namun, tidak asal merawat ya, karena ada cara tersendiri bagaimana merawat kucing yang benar agar mereka bisa tumbuh dengan baik.

Berikut ini cara merawat kucing Persia yang baru dilahirkan : 

  • Bersihkan plasenta yang tersisa pada anak kucing

Mengingat sang induk terkadang kurang bersih membersihkan plasenta yang menempel pada anaknya, maka bersihkanlah sisa – sisa plasenta dengan menggunting sisa ari – arinya dan gunakanlah alas tangan, misa dengan sarung tangan yang terbuat dari plastik atau menggunakan lap kain.

Penggunaan alas tangan ini bertujuan agar anak kucing tidak terkontaminasi dengan bau manusia, karena ketika mereka tercium bau manusia maka otomatis sang induk tidak mau mengurusnya.

Jika sisa plasenta tidak dibersihkan pada anak kucing kemungkinan terbesarnya adalah anak kucing tidak bisa bernafas jadi sangatlah berbahaya.

Pada beberapa kasus juga, anak kucing yang bar lahir mereka sering sekali mengalami sakit – sakittan karena kurangnya asupan susu hingga gizi dari induknya, apalagi sang kucing sering disentuh oleh manusia dan juga induk kucing kurang makan.

  • Menaruh anak kucing di dekat induk kucing Persia

Bisa jadi plasenta yang dibersihkan oleh induk kucing masih ada sisa – sisa yang menempel pada anak kucing, hal ini menjadikan sang induk kucing tidak mau mendekat, untuk itu cobalah menaruh anak kucing di dekat sang induk kucing setelah dibersihkan hingga bersih.

  • Sediakan penghangat tubuh kucing

Untuk menghangatkan anak kucing, anda bisa menyediakan kain atau selendang yang dampar digunakan sebagai media penghangat tubuh.

Selain itu anda bisa juga menempatkan pada kandang dan memberinya lampu pijar agar kehangatan tubuh anak kucing terjaga.

  • Memberi susu kepada anak kucing

Ada juga induk kucing yang acuh tak acuh terhadap anaknya sehingga tidak mau menyusuinya walaupun mereka sudah diletakkan dekat induknya.

Guna menghindari kekurangan asupan gizi dari susu pada anak kucing, maka anda bisa memberinya minuman susu khusus buat kucing atau menggunakan susu SGM 1.

Jikalau anda memilih menggunakan susu SGM 1, pastikan bahwa anda telah memasak air untuk susu benar – benar matang agar si kuman mati dan tidak tercampur juga di susu yang anda buat.

Sebaiknya anda menggunakan pipet kecil untuk pemberian susunya dan pastikan bahwa anda menggunakan alas ketika menyentuh kucing – kucing tersebut.

  • Perhatikan kebersihan tubuh kucing

Kebersihan pas ani kucing sangat perlu diperhatikan terutama pada bagian pusar dan anus yang mana bagian tersebut adalah bagian yang mudah sekali kotor, sehingga bisa jadi sebagai tempat sarang kuman dan penyakit yang menyebabkan kucing sakit – sakitan.

  • Melatih pergerakan kucing

Pada umur 3 mingguan anda bisa melatih anak – anak kucing untuk menggerakkan otot hingga syarafnya dengan cara memberinya bola atau bandul agar kucing tersebut lebih aktif. Anda juga bisa mengelus ataupun membelai anak kucing tersebut dengan lembut agar mereka lebih nyaman.

Baca Juga : Cara Membedakan Kucing Persia Palsu dan Asli

Loading...
Loading...
Bagaimana Cara Merawat Kucing Persia Yang baru Di Lahirkan? | ilmuhewan | 4.5