Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Bagaimana Cara Budidaya Ikan Lele organik?

By On Tuesday, March 1st, 2016 Categories : Ternak Hewan

Bagaimana Cara Budidaya Ikan Lele organik? – Budidaya ikan lele secara umum sudah sering kita mengetahui ,namun budidaya ikan lele  organik masih jarang kita mendengarnya bahkan bisa disebut  masih asing di telinga kita.

Namun produk akhir dari budidaya ikan lele organik  ini  yang membedakan antara lain keuntungannya  lebih menghemat  biaya produksi terutama pengeluaran  pengadaan pakan lebih hemat.

Pengeluaran biaya ini  dapat dikurangi secara  drastis. Selain itu dari segi manfaat akan lebih meningkat karena  aka lebih menyehatkan jika dikonsumsi. Selain itu dari segi rasa akan lebih nikmat jika menggunakan teknologi organik.

Untitled

Alasan  Budidaya Ikan lele Organik itu penting

Kenapa kita harus melakukan budi daya ika lele secara organik? Ini banyak alasan yang  mendasar salah satunya ialah untuk menghemat biaya pengeluaran pembelian bahan pakan lele yang terus meningkat.

Persoalan yang mendasar ialah makin tidak terjangkaunya  biaya ongkos pembelian bahan pakan oleh peternak ikan lele..

Baca Juga : Teknik dan Cara Pemijahan Ikan Lele

Sementara harga jual ikan lele di pasaran sulit  untuk dinaikan harga jualnya. Akibatnya  Dari sekian banyak  para pembudidaya ikan lele di mana mana sudah  mulai ada yang gulung tikar.

Karena terkendala oleh harga pakan lele terus melambung. Harga pakan lele yang mahal semakin membuat peternak ikan lele  kesulitan.

Bagaimanapun akhirnya kerja kerasnya  sia sia karena  dinilai tidak sebanding dengan hasil panennya selama ini,jika sudah tidak ekonomis buat apa usaha ini diteruskan jika akhirnya  merugi,inilah saatnya ada terobosan baru mencari solusi  kemelut problem ini.

Nah kini ada solusi  cerdas bagaimana caranya agar bisa  mengatasi kendala ini? Mungkinkah ini bisa dilakukan ? pertanyaan ini  tententu akan dijawab mudah oleh para peternak ikan lele organik, persoalannya  bagi peternak lele organik, mahalnya harga pakan tidak akan  menjadi soal.

Sebab memang mereka tidak menggunakan pakan yang mahal itu, namun mereka  justru akan memproduksi  bahan pakan sendiri dari kotoran sapi yang ada.

Nah inilah the smart solution, yang selama ini dicari para  peternak yang terkendala oleh harga pakan ikan lele selama ini.

Solusi masalah harga pakan yang tidak lagi terjangjkau oleh para peternak  ikan lele  ini  ternyata bukan sekedar menyelesaikan  problem utama  tersebut namun jika ditinjau berbagai aspek  ternyata  akan sangat banyak segi kemanfaatannya. Diantaranya ;

  1. Bagi lingkungan akan menjadi lebih sehat ,karena kondisi kandang akan  berubah  menjedi lebih bersih karena kotoran sapinya sudah  bisa dimanfaatkan,menjadi barang yang lebih berharga.
  2. Akan lebih menghemat biaya perawatan terutama pembelian bahan pakan dapat dipangkas secara drastis.
  3. Dengan  dimanfaatkan sebagai bahan pakan maka air kolam yang tercemar tidak akan berbau busuk inilah yang awalnya menjadi kekhawatiran para peternak sebelum mencoba.
  4. Tidak diperlukan penggantian air kolam
  5. Daging ikan Lele organik mempunyai rasa yang lebih gurih.dan lebih nikmat alami
  6. Menambah  pendapatan para  bagi para peternak sapi
  7. Dari segi berat bobot ikan lele lebih berat dan harga jualnya lebih tinggi.
  8. Bagi kesehatan akan lebih aman untuk kesehatan.
  9. Kandungan nilai gizinya lebih tinggi dan keistimeaanya kandungan  kolesterolnya lebih rendah.
  10. Manfaat lainnya air bekas budidaya lele organik sangat baik untuk digunakan untuk  memupuk tanaman.

Jika kita analisa secara ekonomi budidaya ikan lele organik sangat hemat biaya, karena harga pakan lele pabrikan yang berbentuk pellet harganya akan terus mengalami lonjakan kenaikan yang sudah  tidak bisa ditolelir lagi, untuk harga sekarang saja sudah mencapai di atas Rp.8.000,- per Kg  sementara  harga pakan ikan lele organik hanya  berkisar  Rp.2.000,- perliter.

Tentu kondisi ini  harus mampu dicerna secara  lebih terbuka bahwa budidaya ikan lele organik ini perlu dipertimbangkan  karena lebih rasional dan mudah dimengerti.

Sebagai Analisa  Perbandingan

Misalnya untuk kebutuhan 1 ton ikan lele siap konsumsi, pakan yang dibutuhkan jika menggunakan pellet bisa mencapai 1 ton nah berapa rupiah yang dibutuhkan?.

Jika harga pallet mencapai Rp.8.000 / kg maka untuk kebutuhan sejumlah  1 ton ikan lele  akan menghabiskan  biaya Rp.8.000.000,- sementara jika  menggunakan sistim organik maka  hanya akan memerlukan  bahan pakan  organik senilai Rp. 2.300  per liter  jika harga sekarang Rp.2.000 per liter berarti hanya akan  mengeluarkan biaya  sejumlah Rp. 4.600.000,-  sangat lebih ekonomis.

Keuntungan  lain yang  juga dapat dirasakan  dimana pendapatan akan lebih banyak diperoleh karena Bobot ikan lele organik juga lebih berat dari non organik. Jika dibandingkan untuk satu kilo gram ikan lele non organik, umumnya isinya  bisa mencapai 8 sampai 9 ekor.

Sedangkan lele organik jumlah perkilo hanya  terdiri 7 sampai 8 ekor berarti  kadar bobotnya akan  lebih berat jika dikalkulasikan pasti akan lebih menguntungkan.

Baca Juga : Sejarah dan Asal-usul Lele Sangkuriang

Loading...
Bagaimana Cara Budidaya Ikan Lele organik? | ilmuhewan | 4.5