Apa yang harus dilakukan jika kita menemukan spesies burung kecil yang terlantar?

By On Friday, September 8th, 2017 Categories : Burung

Penyelamatan Burung Terlantar – Dengan banyaknya jumlah spesies burung yang ada di dunia saat ini, mencapai puluhan ribu spesies jenis burung, tentu saja bukan tidak mungkin ada interaksi antara manusia dan burung.

Tidak dapat dipungkiri dengan bertambahnya kebutuhan manusia, bukan hanya habitat burung-burung tersebut terancam, namun juga keselamatan dari burung-burung yang jumlahnya banyak itu juga jadi terancam.

Tentunya bagi komunitas pecinta burung dan para peneliti serta pakar burung,  keberadaan satu burung di dunia saja sudah menjadi perhatian bagi mereka, karena para penggiat burung tentu saja ingin mengkonservasi dan memberikan perawatan burung yang baik agar individu serta spesies burung bisa terjaga dengan aman.

Baca Juga : Fakta unik burung kakatua raja, burung eksotis

Beberapa jenis burung memang bisa hidup sendiri, dan bertahan hidup baik membangun sarang, membentuk koloni maupun mencari makanan.

Namun bagaimana dengan burung bayi atau anakan, yang masih memerlukan pertolongan induk burung atau bantuan dari lingkungan sekitar?

Mau tahu tips apa yang harus dilakukan jika kita menemukan spesies burung kecil yang terlantar?

Berikut tips apa yang harus dilakukan jika kita menemukan spesies burung kecil yang terlantar.

  1. Ketika berjalan di taman atau hutan lindung, membereskan sotoh rumah, bisa saja kemungkinan menemukan jenis burung terjadi. Kita tahu jika kita menemukan koloni burung atau keluarga burung, pastinya masih ada induk burung yang akan merawat dan menjag anak burung apabila terjadi sesuatu, atau untuk mencukupi kebutuhan makan dan perawatan sehari-hari. Namun bagaimana jika yang kita temukan adalah burung bayi kecil.Kita harus bisa mengira-ngira dimana sarang burung tersebut berada. Burung anakan tersebut membutuhkan bantuan kita, apalagoi kalau tidak ditemukan tanda-tanda sarang dari burung yang bersangkutan. Salah-salah kita menelantarkan, mungkin saja burung anak itu akan mati diserang oleh binatang lain, atau kekurangan makanan. Kita tidak tahu kan sebenarnya jenis burung apakah itu. Jangan lupa segera mencari tahu, agar kita tahu juga cara perawatannya.
  2. Seekor anakan burung bisa terbang setelah usianya mencapai 5 hari dari sejak ditetaskan. Selama seekor burung belum bsia terbang, yang bisa kita lakukan adalah memeriksa apakah kemungkinan burung anakan bisa terbang besar, dan mulai mencari pakar ahli burung yang bisa membantu memancing kemampuan terbangnya. Memang memerlukan waktu yang tidak sebentar, dan perlu kesabaran. Jangan lupa untuk memeriksa jangan-jangan anakan burung mengalami cedera atau luka. Jika ada segera obati. Trik yang paling mudah untuk dilakukan juga jangan membuat burung yang bersangkutan jadi panik dan stres. Kurangi pelatihan secara langsung karena akan menyebabkan tingkat stres yang tinggi terhadap burung anakan tersebut. Jangan lupa untuk menjemur dan membersihkan tempat di mana burung tersebut bertumbuh.
  3. Jika kita ingin serius mengadopsi dan memelihara anakan burun, jangan lupa berkonsultasi dengan berbagai pakar di bidang burung dan juga dokter hewan. Di beberapa negara diperlukan surat ijin khusus untuk dapat memelihara hewan liar. Jangan membuat burung  anakan jadi stres, dan jagnan menggunakan sarung tangan untuk berinteraksi dengan burung anakan tersebut. Makanan yang diberikan pun sebaiknya bukan pakan biasa, tetapi jenis serangga yang kaya protein.
  4. Membawa burung keluar dari zona tempat ia ditemukan hanya akan menambah kecil kemungkinan burung anakan akan kembali ke tempat asalnya. Jadikan opsi terakhr bagi burung anakan untuk dibawa ke tempat penampungna hewan liar.

Itu tadi apa yang harus dilakukan jika kita menemukan spesies burung kecil yang terlantar.

Baca Juga : Kenali Burung Macaw Biru Ini, Si Rio dari Negara Brasil

Loading...
Loading...
Apa yang harus dilakukan jika kita menemukan spesies burung kecil yang terlantar? | ilmuhewan | 4.5